Banjarbaru (Kemenag Kalsel) - Guna sterlisasi, perangkat Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Berbasis Komputer (BK) Tingkat SMA (K) tahun 2020 disemproti dengan disinfektan sebelum ujian dimulai. Aksi tersbut di lakukan saat pelaksanaan dan pantauan langsung USBN- BK di SMAN 1 Banjarbaru pada Rabu (18/03/20) oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kota Banjarbaru H. Abdul Basit.
Basit mengatakan, penyemprotan disinfektan sangat bermanfaat untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri, akibat sering digunakan dan disentuh oleh banyak pengguna. Dan kegiatan ini sudah diintruksikan oleh walikota untuk di teruskan oleh sejumlah dinas terkait pada sektor kerja masing masing.
"Penyemprotan disinfektan merupakan langkah bagus yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk mencegah penebaran virus dan bakteri difasilitas sekolah,’’ tuturnya.
Basit berharap kepada seluruh siswa untuk jangan mudah menelan mentah-mentah apabila mendapatkan informasi dari media sosial, akan lebih baik apabila saat menerima informasi menyaring dan mencari tahu kebenaranya dari beberapa sumber terlebih dahulu, kemudian baru mensharenya kembali.
‘’Ada baiknya sebelum menshare sesuatu di media sosial, saring terlebih dahulu cari kebenaran informasi tersebut kemudian apabila memang informasi tersebut benar adanya dan informasi tersebut berdampak positif dan dapat mengedukasi pembacanya silakan di share,’’ harapnya.
Di lokasi yang sama Finna Rahmiati Kepala Sekolah SMAN 1 saat di jumpai tim humas kemenag mengaku jika langkah pencegahan ini harus di lakukan semaksimal mungkin, sebagai upaya pencegahan dan penyebaran virus covid-19.
"langkah pencegahan diharapkan bisa maksimal, untuk pencegahan, serta menghimbau kepada siswa dan orangtua untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan rumah masing-masing’’ singkatnya.
Sebelumnya, intruksi untuk menyediakan sanytizer di sejumlah sekolah sudah di sampiakn melalui surat tertulis, hal itu meneruskan intruksi dari walikota Banjarbaru dalam rangka pencegahan, di internal lingkungan kementerian agama, secara langsung Kepala kementerian agama meminta kepada pimpinan KUA untuk menyediakan pembersih tangan dan menganjurkan bagi para tamu yang datang ke KUA di hinbau menggunakan masker dan pembersih tangan








