Banjarbaru (kemenag BJB).
‘’Berusaha Berikan Yang Terbaik’’ pesan Ahmad Alamsyah selaku Kasubbag TU
kepada seluruh tim yang terlibat dalam penilaian pilot project ZI Kementerian
Agama Kota Banjarbaru, perihal itu di sampaikan seiring dengan di terimanya secara
resmi salinan keputusan Keputusan Menteri Agama Nomor 633 Tahun 2020 tentang
Pedoman Pelaksanaan Reformasi Birokrasi pada Kementerian Agama, penilaian oleh
Tim Penilai Internal (TPI) hasil penilaian mandiri (PMPZI) menunjuakkan hasil
yang sangat baik.
‘’alhamdulullah dengan di raihnya
nilai yang cukup baik ini tidak menjadikan kami puasa akan tetapi terus
berbenah mengingat final penilaian masih akan berjalan pada bebeapa pekan
mendatang oleh tim penilai ZI kemenag pusat’’ terangnya kepada Humas pada kamis
(13/01/22) di ruang kerjanya.
Lebih lanjut alamsyah menjabarkan
jika Nilai Komponen Pengungkit (NKP) 56.35 NKH 40.00 dengan total nilai 96.35.
menurut alam, proses untuk bisa dapat mendapatkan predikat ZI menuju WBK harus
menunggu peniaian tahapan berikutnya oleh tim ZI kemenag pusat.
‘’Dengan perolehan nilai tinggai
saat ini, di tambah lagi Kementerian Agama Kota Banjarbaru sebagai pilot
project ZI kalsel sudah seharusnya menjadi cambuk pemicu semangat untuk
menjalankan tugas dan layanan terbaik sebagai penunjang penilaian mengingat
kita juga berkompetisi dengan sejumlah kemenag lain yang masuk kategori layak
penilaian’’
Seperti di ketahui dari hasil
analisis awal terhadap 298 satuan kerja menerangkan sebanyak 224 satuan telah
melakukan submit PMPZI kepada Menteri Agama, Sebanyak 213 satuan kerja memiliki
NKP hasil PMPZI minimal sebesar 40,00, dan
Sebanyak 133 satuan kerja telah memenuhi sebagian besar evidence pada
area, sub area. Dan syukurnya Kementerian Agama Kota Banjarbaru telah memenuhi
semua unsyur tersebut.
‘’Dengan perolehan nilai yang
sudah memenuhi untuk penilaian lanjutan, tinggal kita saat ini lebih serius
lebih giat dalam menjalankan layanan terbaik bilamana sewaktu waktu tim
assessor datang melakukan evaluasi kinerja tim sukses ZI Kementerian Agama Kota
Banjarbaru’’ harapnya.
Zakia bendahara Kementerian Agama
Kota Banjarbaru yang juga turut serta dalam sejumlah kegiatan koordinasi tim ZI
Kemenag Banjarbaru meminta agar tim layanan PTSP khususnya tim project ZI lebih
baik memberikan layanan terutama mengenai layanan informasi setiap tamu yang
datang.
‘’kerja untuk mendapatkan hasil
predikat ZI bukan hanya sekedar tanggung jawab atasan, bahakn paling
berpengaruh adalah mereka yang berada di pintu terdepan layanan masyarkat yakni
di Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kementerian Agama Kota Banjarbaru’’ Harapnya.
Ard/Alf








